DUKUHSALAM, SLAWI – Pemerintah Desa Dukuhsalam bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sukses menyelenggarakan agenda tahunan Lelang Sewa Tanah Kas Desa (TKD) / Bondo Desa Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang menargetkan masa tanam 2025/2026 ini dilaksanakan secara terbuka di Pendopo Guyub Rukun Desa Dukuhsalam, dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Slawi, perangkat desa, lembaga desa, serta puluhan warga penawar lelang yang mayoritas berprofesi sebagai petani lokal.
Pelaksanaan lelang ini merupakan bagian dari pengelolaan aset milik desa secara legal yang bertujuan utama untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Seluruh dana bersih yang didapatkan dari hasil sewa lahan ini nantinya akan langsung disetorkan ke rekening kas desa guna membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat.
Mekanisme Terbuka dan Aturan Main Lelang
Untuk menjamin keadilan bagi seluruh masyarakat desa, kepanitiaan lelang yang dipimpin oleh Pemerintah Desa menerapkan aturan yang transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku:
- Prioritas Warga Lokal: Peserta lelang diwajibkan menunjukkan kartu identitas (KTP) sah sebagai warga asli Desa Dukuhsalam demi mendongkrak ekonomi petani setempat.
- Penawaran Harga Terbuka: Proses penentuan pemenang didasarkan pada penawaran harga tertinggi di atas harga batas minimal (limit) yang sebelumnya telah disepakati bersama dalam musyawarah desa.
- Masa Garap Jelas: Pemenang lelang berhak atas pengelolaan lahan pertanian/sawah kas desa tersebut selama periode jangka waktu satu tahun penuh (masa tanam 2025/2026).
Antusiasme Petani Tinggi demi Kesejahteraan Bersama
Kepala Desa Dukuhsalam menyampaikan apresiasi yang mendalam atas tingginya partisipasi dan ketertiban para warga selama proses penawaran berlangsung. Transparansi aset dinilai menjadi kunci utama agar tidak ada kecurigaan di tengah masyarakat, sekaligus memastikan bahwa tanah milik desa dikelola oleh tangan yang tepat secara produktif.
Dengan terlaksananya lelang TKD 2025 ini, roda perekonomian sektor pertanian di Desa Dukuhsalam diharapkan semakin bergeliat. Pemerintah desa berkomitmen untuk melaporkan total perolehan dana lelang secara tertulis melalui papan publikasi desa dan infografis di Website Resmi Desa Dukuhsalam agar dapat dipantau oleh seluruh warga.